Kuota PLTS atap 2026 sebesar 485 MW sudah habis sejak April 2026. Pendaftaran berikutnya dibuka Januari 2027 melalui PLN Mobile, dengan kuota dibagi berdasarkan urutan pendaftar dan kapasitas dihitung dari inverter. Siapkan dokumen administrasi dan teknis sejak Desember, daftar di hari pertama, dan pertimbangkan PLTS hybrid jika kuota di wilayah Anda habis.
Yang membuat periode Januari 2027 lebih ketat bukan hanya kuotanya, tetapi juga daftar tunggu sekitar 200 MW dari 2026 yang ikut diproses. Pendaftar baru akan bersaing dengan antrean itu, sehingga beberapa hari pertama pendaftaran sangat menentukan.
Mau langsung ikut periode Januari 2027? Biar Ufuk Hijau yang urus.
Tim kami menyiapkan dokumen teknis, mendaftarkan kuota di PLN Mobile, sampai mengurus izin dan SLO. Anda cukup menyiapkan KTP, NPWP, dan ID pelanggan PLN.
Status Kuota PLTS Atap 2026
| Data | Angka | Keterangan |
|---|---|---|
| Kuota nasional 2026 | ± 485 MW | Dibuka lewat PLN Mobile mulai akhir Desember 2025 |
| Untuk daftar tunggu lama | ± 304 MW | Diurai 25–31 Desember 2025 |
| Untuk pendaftar baru | ± 183 MW | Dibuka 1 Januari 2026 |
| Status kuota | Habis | 100% terserap per April 2026 (AESI) |
| Daftar tunggu | ± 200 MW | Diproses pada periode berikutnya |
| Total PLTS atap terpasang | 937,67 MWp | Data Kementerian ESDM per Juni 2026 |
Angka pembagian dibulatkan dari sumber, sehingga jumlahnya tidak persis 485 MW.
Artinya, hanya sekitar 183 MW yang benar-benar diperebutkan pendaftar baru di seluruh Indonesia sepanjang 2026. Sepanjang tahun ini muncul beberapa usulan tambahan kuota: Kementerian ESDM mengajukan 400 MW pada Januari, wacana tambahan 500 MW mengemuka pada April, dan PLN mengusulkan tambahan 229 MW pada Juli 2026. Hingga artikel ini ditulis, belum ada pengumuman resmi bahwa tambahan tersebut disetujui dan dibuka untuk pendaftaran.
Berapa Kuota PLTS Atap 2027?
Kuota PLTS atap ditetapkan untuk lima tahun dan dibagi per sistem kelistrikan. Menurut Keputusan Dirjen Ketenagalistrikan Nomor 279.K/TL.03/DJL.2/2024, angka untuk sistem Jawa–Madura–Bali (termasuk Jawa Tengah dan DIY) adalah:
| Tahun | Sistem Jawa–Madura–Bali | Total nasional |
|---|---|---|
| 2026 | 910 MW | 1.065 MW |
| 2027 | 1.010 MW | 1.183 MW |
| 2028 | 1.400 MW | 1.593 MW |
Angka di lampiran itu bukan kapasitas yang pasti bisa didaftarkan. Untuk 2026 misalnya, lampirannya menyebut 1.065 MW, sedangkan yang dibuka untuk pendaftaran adalah 485 MW. Selain itu, pada Agustus 2026 Kementerian ESDM menyampaikan sedang menyiapkan Keputusan Menteri baru tentang PLTS atap untuk menyesuaikan dengan program PLTS 100 GWp. Besaran kuota 2027 yang resmi akan diumumkan PLN menjelang pendaftaran dibuka.
Jadwal Pendaftaran Kuota PLTS Atap
Sesuai Permen ESDM Nomor 2 Tahun 2024, permohonan PLTS atap hanya diterima dua kali setahun, Januari dan Juli. Dinas ESDM Jawa Tengah menegaskan jadwal ini pada Oktober 2026: pemohon yang tidak kebagian di Januari masuk daftar tunggu untuk periode Juli. Masalahnya, di banyak wilayah kuota sudah habis pada periode Januari.
Pada periode Januari 2026, polanya seperti ini:
- 25–31 Desember 2025: penguraian daftar tunggu lama di PLN Mobile, pukul 09.00–21.00 WIB.
- 1 Januari 2026: pendaftaran dibuka untuk pemohon baru.
- Maksimal 30 hari kalender setelah periode ditutup: PLN memberi keputusan.
Jadwal rinci periode Januari 2027 belum diumumkan. Jika polanya sama, daftar tunggu diurai pada akhir Desember 2026 dan pendaftar baru bisa mengajukan sejak awal Januari 2027.
Kondisi di Jawa Tengah dan DIY
Kuota tidak dibagi rata per provinsi, melainkan per klaster UP3 PLN. Artinya, pemohon di Solo, Semarang, atau Yogyakarta bersaing dengan pemohon lain di klaster UP3 yang sama, bukan dengan seluruh Jawa. Dinas ESDM Jawa Tengah menyebut persaingan ini sebagai "war kuota", karena pelaku industri dan rumah tangga mengajukan di jendela waktu yang sama. Sisa kuota per UP3 bisa dicek di menu PLTS Atap PLN Mobile saat pendaftaran dibuka.
Siapa yang Perlu Ikut Kuota?
Kuota hanya berlaku untuk PLTS on-grid, yaitu sistem yang inverternya tersambung paralel ke jaringan PLN, mulai dari rumah tangga hingga industri. PLTS hybrid dan off-grid tidak memerlukan kuota maupun izin PLN. Listrik yang dihasilkan dipakai sendiri dan kelebihannya disimpan di baterai, sehingga tidak diekspor ke jaringan PLN. Perbedaan ketiganya dijelaskan di artikel PLTS On-Grid vs Off-Grid vs Hybrid.
Dokumen yang Perlu Disiapkan
Dokumen Daftar Kuota PLTS Atap
Siapkan sebelum pendaftaran dibuka di PLN Mobile
Administrasi
- ID pelanggan PLN
- NIK (KTP pemilik)
- NPWP
- Nomor HP & email aktif
- Jenis pembayaran (prabayar/pascabayar)
- Status PJBTL dengan PLN
Teknis
- Daya tersambung PLN (VA)
- Kapasitas inverter (watt)
- Single line diagram
- Spesifikasi panel, inverter & baterai
- Inverter dengan fungsi anti-islanding
- Badan usaha pemasang bersertifikat
Template terbaru ada di menu PLTS Atap, PLN Mobile. Tanda tangan elektronik & e-meterai diterima untuk unggah awal.
Dokumen fisik tetap diminta saat verifikasi lapangan. Pelanggan prabayar otomatis dialihkan ke pascabayar setelah PLTS disetujui.
Cara Daftar Kuota PLTS Atap di PLN Mobile
Tentukan kapasitas inverter
Sejak Januari 2026, kuota dihitung dari kapasitas inverter dalam watt, bukan jumlah panel. Inverter berlabel VA dikonversi 1:1 ke watt. Karena listrik yang masuk ke jaringan tidak lagi mengurangi tagihan, sesuaikan kapasitas dengan pemakaian listrik siang hari.
Lengkapi dokumen sebelum pendaftaran dibuka
Survei lokasi, desain sistem, dan single line diagram sebaiknya selesai pada Desember. Saat pendaftaran dibuka, Anda tinggal mengunggah.
Ajukan lewat menu PLTS Atap di PLN Mobile
Isi data, unggah dokumen, dan kirim permohonan pada hari-hari pertama. Permohonan dilayani berdasarkan urutan masuk (first in, first served), sehingga terlambat sehari bisa berarti kehabisan kuota di wilayah Anda.
Tunggu keputusan PLN
PLN memutuskan paling lambat 30 hari kalender setelah periode pendaftaran ditutup. Jika kuota yang tersisa lebih kecil dari permohonan, Anda diminta memilih: menerima kapasitas yang tersedia atau menolak.
Pasang, urus SLO, lalu Advanced Meter
Setelah persetujuan terbit, sistem dipasang oleh badan usaha bersertifikat, dilanjutkan SLO atau nomor registrasi, lalu PLN memasang Advanced Meter. Rincian tahap ini, termasuk tenggat dan denda jika menyalakan sistem sebelum disetujui, ada di artikel Izin PLTS Atap On-Grid: Alur, Syarat, dan Denda PLN.
Cara Kerja Daftar Tunggu
- Nomor antrean tidak menjamin mendapat kuota. Penentuannya bergantung pada kuota sistem, kuota klaster UP3, dan kemampuan jaringan setempat (hosting capacity).
- Jika kuota tersedia penuh, permohonan otomatis diproses tanpa konfirmasi.
- Jika kuota tersedia lebih kecil, Anda wajib mengonfirmasi menerima atau menolak.
- Jika menerima sebagian, sisa kapasitas harus diajukan ulang pada periode berikutnya. Jika menolak, permohonan keluar dari daftar tunggu.
- Permohonan yang lolos di PLN Mobile masih bisa dikurangi atau ditolak saat verifikasi lapangan, terutama di wilayah yang jaringannya padat.
Tips Agar Tidak Kehabisan Kuota Januari 2027
- Jangan tunggu libur akhir tahun. Survei atap dan desain sistem butuh waktu, sementara jadwal pemasang padat menjelang Desember. Booking survei sejak November.
- Samakan kapasitas inverter antara permohonan dan unit yang akan dipasang. Selisih bisa menghambat verifikasi lapangan.
- Tanyakan kondisi jaringan setempat. Di wilayah yang jaringannya padat, permohonan bisa dikurangi saat verifikasi. Pemasang yang berpengalaman di wilayah Anda biasanya tahu pola ini.
- Pilih pemasang bersertifikat agar dokumen teknis dan SLO bisa diurus. Lihat 8 kriteria memilih jasa pasang PLTS.
- Siapkan rencana cadangan. Jika kuota di wilayah Anda habis, PLTS hybrid dengan baterai bisa langsung dipasang tanpa menunggu kuota.
Tidak mau ketinggalan periode Januari? Konsultasi sekarang.
Ufuk Hijau Energi membantu dari survei, desain, pendaftaran kuota di PLN Mobile, perizinan, pemasangan, hingga SLO dan Advanced Meter terpasang.
Kalau Tidak Kebagian Kuota, Apa Pilihannya?
Pertama, ikut periode Juli 2027. Permohonan yang tidak terlayani otomatis masuk daftar tunggu. Konsekuensinya, Anda menunggu minimal enam bulan.
Kedua, pasang PLTS hybrid. Listrik dari panel dipakai sendiri dan kelebihannya disimpan di baterai, sehingga tidak diekspor ke jaringan PLN dan tidak perlu menunggu kuota maupun izin PLN. Rumah juga tetap menyala saat listrik PLN padam. Sebagai gambaran, estimasi awal PLTS hybrid rumah di Ufuk Hijau Energi mulai dari Rp30 jutaan, sudah termasuk PPN, pemasangan, dan gratis maintenance dua kali di tahun pertama. Harga pasti dihitung dari pemakaian listrik dan kondisi rumah Anda. Rinciannya ada di artikel Harga Pasang PLTS Rumah 2026.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Kapan pendaftaran kuota PLTS atap 2027 dibuka?
Periode pertama dibuka Januari 2027 dan periode kedua Juli 2027, melalui menu PLTS Atap di aplikasi PLN Mobile. Tanggal rincinya akan diumumkan PLN menjelang pembukaan.
Apakah kuota PLTS atap 2026 masih ada?
Tidak. Kuota 2026 sebesar 485 MW sudah 100% terserap per April 2026, dengan daftar tunggu sekitar 200 MW yang diproses pada periode berikutnya.
Berapa kuota PLTS atap 2027?
Keputusan Dirjen Ketenagalistrikan 2024 mencantumkan 1.183 MW secara nasional untuk 2027, termasuk 1.010 MW di sistem Jawa–Madura–Bali. Namun, kuota yang benar-benar dibuka bisa berbeda dan Kementerian ESDM sedang menyiapkan aturan baru, jadi pastikan lewat pengumuman resmi PLN.
Apakah PLTS hybrid perlu ikut kuota?
Tidak. PLTS hybrid tidak memerlukan kuota maupun izin PLN karena listriknya dipakai sendiri dan kelebihannya disimpan di baterai, tidak diekspor ke jaringan PLN. Kuota dan izin hanya berlaku untuk PLTS on-grid.
Kapasitas kuota dihitung dari panel atau inverter?
Dari inverter. Sejak Januari 2026, kapasitas PLTS atap yang diajukan dihitung dari kapasitas inverter dalam watt, dan inverter berlabel VA dikonversi 1:1 ke watt.
Bisakah Ufuk Hijau mendaftarkan kuota dan mengurus izinnya?
Bisa. Ufuk Hijau Energi menyiapkan dokumen teknis, mendaftarkan kuota di PLN Mobile, mengurus perizinan, memasang sistem, hingga SLO dan Advanced Meter. Hubungi WhatsApp 0818-538-882 untuk konsultasi gratis.
Kuota PLTS atap 2026 sebesar 485 MW sudah habis sejak April 2026. Pendaftaran berikutnya dibuka Januari 2027 melalui PLN Mobile, dengan kuota dibagi berdasarkan urutan pendaftar dan kapasitas dihitung dari inverter. Siapkan dokumen administrasi dan teknis sejak Desember, daftar di hari pertama, dan pertimbangkan PLTS hybrid jika kuota di wilayah Anda habis.
Catatan: Kuota hanya berlaku untuk PLTS on-grid. PLTS hybrid dan off-grid tidak memerlukan kuota maupun izin PLN, karena listrik yang dihasilkan dipakai sendiri dan kelebihannya disimpan di baterai, sehingga tidak diekspor ke jaringan PLN.
Daftarkan Kuota Bersama Ufuk Hijau Energi
Ufuk Hijau Energi mendampingi seluruh proses agar Anda tidak terlewat periode Januari 2027: survei dan desain sistem, menyiapkan dokumen teknis, mendaftarkan kuota di PLN Mobile, memasang setelah persetujuan terbit, hingga mengurus SLO dan Advanced Meter. Jika kuota habis, tim kami menyiapkan alternatif PLTS hybrid yang tidak perlu menunggu kuota maupun izin PLN.
Sumber
- Peraturan Menteri ESDM Nomor 2 Tahun 2024 tentang PLTS Atap yang Terhubung pada Jaringan Pemegang IUPTLU (JDIH BPK)
- Kuota Pemasangan PLTS Atap 2026 Dibuka (Suara.com, 18 Desember 2025)
- Notulen Sosialisasi Prosedur Permohonan PLTS Atap Januari 2026 (PartnerSurya, 19 Desember 2025)
- ESDM Ajukan Tambahan Kapasitas PLTS Atap 400 Megawatt (Tempo, 22 Januari 2026)
- Kuota PLTS Atap 2026 Sudah Habis, Bakal Ditambah 500 MW Lagi (Bloomberg Technoz, 17 April 2026)
- PLTS Atap Terpasang 937,6 MWp hingga Juni 2026, ESDM Bakal Revisi Aturan (kumparan, 8 Agustus 2026)
- Industri dan Rumah di Jawa Tengah Mau Pasang PLTS Atap Harus "War Kuota" PLN (Beritajateng.tv, Oktober 2026)
- ESDM Tetapkan Kuota PLTS Atap PLN 2024–2028 (CNBC Indonesia, 4 Juni 2024)
- PLN Usulkan Penambahan 229 MW Kuota PLTS Atap (Katadata, 14 Juli 2026)
Kuota dan jadwal pendaftaran dapat berubah; pastikan melalui pengumuman resmi PLN dan Kementerian ESDM.